Yahoo: 1 Miliar Data Pengguna Telah Dicuri Selama Agustus 2013

486

GadgetPlus.ID — Anda pengguna email Yahoo? Ada baiknya segera mengganti password dan pertanyaan keamanan akun Anda, karena baru-baru ini Yahoo melaporkan adanya pembobolan data yang melibatkan satu miliar akun. Peristiwa peretasan data yang terjadi selama Agustus 2013 tersebut bisa jadi merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Yahoo.

Insiden ini sendiri berbeda dari pembobolan yang dilaporkan oleh Yahoo pada September lalu yang menimpa sekurangnya 500 juta pengguna yang terjadi pada akhir 2014 dan mengurangi kepercayaan publik terhadap perusahaan.

Data pengguna yang dicuri dari kasus baru ini meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, dan password acak yang menggunakan algoritme usang MD5 yang terkenal mudah diretas.

Pada beberapa kasus, pertanyaan keamanan—baik yang terenkripsi maupun tidak—dari pengguna pun ikut dicuri, ujar Yahoo pada Rabu (14/12/2016) lalu. Untungnya, tidak ada data pembayaran kartu kredit dan informasi rekening bank yang diambil.

Yahoo mengirimkan notifikasi ke para pengguna yang berpotensi terkena dampak, dan meminta mereka untuk mengganti password serta pertanyaan keamanan. Pengguna pun harus memeriksa akun-akun lain yang menggunakan pertanyaan keamanan serupa.

Yahoo menyebutkan bahwa peristiwa pembobolan terbaru ini akibat kesalahan “pihak ketiga yang tidak memiliki kewenangan”, tanpa memberikan informasi detailnya. Mereka mula-mula mempelajari peristiwa pembobolan pada November ketika petugas hukum mendatangi Yahoo dengan berkas data yang diduga berasal dari Yahoo, namun didapat oleh pihak ketiga. Yahoo kemudian memverifikasi bahwa data tersebut memang sah dengan bantuan ahli forensi dari luar.

Verizon, yang sedang menjalani proses pembelian Yahoo, berkata, “Kami akan mengevaluasi situasi sementara Yahoo melanjutkan investigasinya. Kami akan meninjau dampak peristiwa baru ini sebelum mencapai kesimpulan akhir.”




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.