XL

XL Jual 2500 Tower dengan nilai lebih dari Rp 3 Triliun

459

Sekitar 2500 tower yang dimiliki XL akhirnya terjual. Nilai yang didapatkannya pun cukup fantastis, yakni lebih dari Rp 3 triliun. Penjualan yang dilakukan dengan sistem lelang tersebut dimenangkan oleh sebuah perusahaan yang berfokus sebagai penyedia layanan tower, bernama Portelindo.

Selain menawarkan harga yang tinggi, kedepannya, XL mendapatkan harga spesial dalam menyewa tower kepada Portelindo. Berdasarkan penuturan XL di Jakarta, Rabu (29/6), penjualan tower tersebut dilakukan guna menutupi nilai hutang yang diembannya, serta diharapkan mampu memperbaiki masalah keuangan yang sudah lama dihadapi.

XL

Dian Siswarini, President Director XL Axiata

“Penjualan terhadap tower-tower yang kami miliki ini adalah untuk menutupi nilai hutang, yang selama ini kami tanggung. Selain itu, kami juga berharap agar balanced management kembali membaik,” kata Dian Siswarini, President Director Pt XL Axiata.

Selain bertujuan untuk meningkatkan nerasa keuangan yang dimilikinya, apa yang dilakukan pihaknya ini juga bertujuan untuk menghadirkan industri komunikasi yang sehat. “Dalam sebuah pengadaan industri telekomunikasi, dibutuhkan 3 hal yang sehat, yakni pemerintah, konsumen, dan operator. Dan hal yang kami lakukan ini adalah untuk menyehatkan kembali di sisi operator,” terang Dian.

Yang dimaksud “operator sehat” oleh Dian adalah operator yang tidak memiliki nilai hutang, sehingga mampu menyempurnakan layanan kepada pelanggannya. “Jika operator sehat, maka kualitas layanannya pun pasti baik kepada pelanggan. Itulah salah satu hal penting yang kami harapkan dari penjualan ini,” jelasnya.

Melepas tower yang dimiliki bukan berarti XL kekurangan jangkauan layananya. Penjualan yang terjadi juga diikuti dengan penandatanganan induk sewa, antara XL dan Portelindo. “Aset yang kami jual tersebut bukan berarti tidak bisa kami gunakan. Kedepannya, XL menyewa tower-tower tersebut dari Portelindo,” ungkap Dian.

Nilai penyewaan yang masuk ke daftar perjanjian antara keduanya pun diakui Dian jauh lebih murah. “Biaya sewanya jauh lebih murah, sekitar 65% dari harga sewa asli. Dengan begitu, penghematan biaya bisa kami lakukan, dan dialokasikan ke sisi kualitas layanan kepada pelanggan.”

 

XL

Kiri – kanan: Aming Santoso selaku Direktur Utama Portelindo, Menkominfo Rudiantara, dan Dian Siswarini selaku President Director XL Axiata.

Penandatanganan penjualan aset (Asset Purchase Agreement/APA) antara XL dan Portelindo rupanya telah terjadi sejak 28 Maret lalu, dengan nilai pastinya Rp 3,56 triliun. Pembayaran yang dilakukan pun terjadi dalam bentuk tunai, yang ditutup 3 bulan setelah penandatanganan tersebut.

“Dari apa yang terjadi, baik XL ataupun Portelindo adalah pihak yang masing-masing diuntungkan. XL mendapatkan nilai yang dibutuhkannya, dan Portelindo mendapatkan tower yang performanya baik,” tutup Dian.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.