Virus Penyebab Covid-19 Dapat Bertahan 28 Hari di Permukaan

15

Ilmuwan Australia telah menemukan bahwa virus yang menyebabkan Covid-19 dapat bertahan hingga 28 hari pada permukaan seperti kaca pada ponsel, baja tahan karat, vinil dan uang kertas.

Badan ilmu pengetahuan nasional, CSIRO, mengatakan penelitian yang dilakukan di Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia (ACDP) di Geelong juga menemukan bahwa Sars-CoV-2 bertahan lebih lama pada suhu yang lebih rendah.

Dikatakan dalam sebuah pernyataan, virus bertahan lebih lama pada uang kertas daripada pada uang kertas plastik dan bertahan lebih lama pada permukaan halus daripada permukaan berpori seperti kapas.

Namun, percobaan dilakukan di area gelap yang meniadakan efek sinar UV. Peter Collignon, seorang profesor penyakit menular di Universitas Nasional Australia, mengatakan hal ini diketahui dapat mengurangi umur virus di permukaan.

“Itu adalah faktor, dan itulah mengapa bagian luar mungkin lebih aman lagi daripada di dalam karena sinar UV ada dan virus dapat dinonaktifkan di bawah sinar matahari,” katanya.

Ada juga ketidakpastian yang signifikan tentang seberapa besar permukaan yang berperan dalam penularan virus.

90% penularannya terkait dengan berada dekat dengan orang yang batuk atau bersin di atas Anda atau mengirimkan tetesan. Mungkin sekitar 10% penularan kemungkinan hanya melalui tangan dan permukaan, ”kata Collignon. Ada baiknya mencuci tangan sebelum menyentuh wajah.

Penelitian yang dipublikasikan di Virology Journal, juga menemukan virus bertahan 10 hari lebih lama daripada influenza di beberapa permukaan.

Dr Larry Marshall, kepala eksekutif CSIRO, mengatakan menetapkan berapa lama virus bertahan di permukaan memungkinkan para ilmuwan untuk lebih akurat memprediksi dan mencegah penyebarannya, dan dengan demikian melindungi komunitas dari infeksi.

Wakil direktur ACDP, Dr Debbie Eagles, mengatakan hasil tersebut memperkuat perlunya praktik yang baik seperti mencuci tangan dan membersihkan permukaan secara teratur.

“Pada suhu 20C, yang setara dengan suhu ruangan, kami menemukan bahwa virus itu sangat kuat, bertahan selama 28 hari pada permukaan yang halus seperti kaca yang ditemukan pada layar ponsel.”

Eksperimen serupa untuk Influenza A menemukan bahwa ia bertahan di permukaan selama 17 hari.

Percobaan lebih lanjut dilakukan pada suhu 30C dan 40C, dengan waktu bertahan hidup untuk virus Sars-CoV-2 menurun seiring dengan peningkatan suhu.

Direktur ACDP, Profesor Trevor Drew, mengatakan penelitian ini dapat membantu menjelaskan persistensi yang nyata dan penyebaran Sars-CoV-2 di lingkungan yang sejuk seperti fasilitas pemrosesan daging dan bagaimana hal itu dapat ditangani dengan lebih baik.

Hiii Gadget Mania, mau merasakan menginap gratis di Hotel berbintang. Yuk ikuti kuis yang berhadiah voucher menginap di Hotel berbintang dengan cara klik link berikut : https://gadgetplus.co.id/saat-yang-tepat-untuk-berinvestasi-bersama-waringin-hospitality/