Test EQ Anda Lewat Lima Pertanyaan ini

29

Penelitian telah menentukan bahwa EQ menentukan keberhasilan keseluruhan karyawan dalam hal pekerjaan, hubungan, dan kesejahteraan umum. Di zaman kecerdasan buatan dan otomatisasi, kecerdasan emosional mungkin bukan hanya menyelamatkan kita dari robot, tetapi juga menyelamatkan kita dari diri kita sendiri. Pertimbangkan temuan ini:

  •     EQ menyumbang hampir 90 persen dari apa yang menggerakkan orang menaiki tangga.
  •     EQ bertanggung jawab atas 58 persen kinerja pekerjaan Anda.
  •     Orang dengan EQ tinggi, berpenghasilan rata-rata $ 29.000 per tahun, dibandingkan dengan EQ rendah.
  •     EQ adalah salah satu dari 10 keterampilan kerja teratas yang dibutuhkan pekerja untuk berkembang pada tahun 2020.

Mari kita balikkan koin. Bagaimana dengan kecerdasan emosi yang rendah, atau bahkan tidak ada kecerdasan emosi sama sekali? Seperti apa itu dalam praktiknya, dan bagaimana kita bisa mengidentifikasi kebiasaan yang menghambat kita?

5 pertanyaan untuk menilai kecerdasan emosi rendah

Yakinlah bahwa ada orang yang mampu mengubah skenario ini untuk meningkatkan kehidupan atau keterampilan kepemimpinan mereka. Tetapi harus ada langkah pertama: Mengidentifikasi apakah EQ Anda rendah atau tidak. Inilah cara Anda akan tahu.

1. Apakah Anda cepat menghakimi?

Orang dengan EQ rendah sering langsung menarik kesimpulan karena mereka tidak memiliki pemahaman yang baik tentang cara membaca emosi orang lain atau emosi mereka sendiri. Mereka menilai sesuatu biasanya selalu negatif dan impulsif, mereka dapat membentuk kesan negatif terhadap seseorang sebelum menilai konteks situasi dan emosi awal untuk kebenaran dan akurasi. Sedihnya, apa yang bisa mereka tinggalkan hanyalah pandangan yang menyimpang dari sesuatu atau seseorang.

2. Apakah Anda kesulitan menerima kritik?

Mengambil kritik dapat mendatangkan malapetaka secara emosional pada orang yang tidak memiliki EQ. Namun, pada individu yang jujur, percaya diri, EQ tinggi, jauh lebih mudah untuk menerima kritik karena mereka mampu memproses emosi mereka, menilai kekuatan dan kelemahan mereka, dan mencatat sesuatu yang perlu mereka tingkatkan.

3. Apakah Anda semakin merasa stres atau cemas?

Kita semua mengalami stres di tingkat tertentu; itu tidak bisa dihindari. Tetapi orang-orang dengan EQ tinggi, tidak seperti rekan-rekan EQ mereka yang rendah, memiliki kapasitas untuk mendapatkan perspektif tentang suatu situasi, mencari masukan dari berbagai sudut, dan mempraktikkan perhatian sebelum melanjutkan jalan kecemasan yang berliku.

4. Apakah Anda pendengar yang buruk?

Individu dengan EQ rendah tidak memiliki empati; mereka sering lalai mendengarkan pendapat dan pemikiran orang lain untuk mempertimbangkan sudut pandang lain. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Harvard Business Review mendukung bukti bahwa pemimpin yang mendengarkan dengan baik “dianggap sebagai pemimpin orang, menghasilkan lebih banyak kepercayaan, menanamkan kepuasan kerja yang lebih tinggi, dan meningkatkan kreativitas tim mereka.”

5. Apakah Anda merasa sulit untuk pulih dari kesalahan?

Individu dengan EQ tinggi tangguh, sedangkan individu dengan EQ rendah memikirkan kesalahan dan mengalami kesulitan untuk bangkit kembali. Kepada individu ini, saya menawarkan satu solusi sederhana yang akan mengubah dunia Anda menjadi lebih baik: sembuh dari luka, belajarlah dari kesalahan, lepaskan masa lalu, dan lanjutkan ke masa depan Anda.

Sebagai penutup, membangun EQ Anda dapat memiliki efek mendalam pada hubungan pribadi dan kerja Anda.