sensor terra lidar one

Terra Drone Luncurkan Sensor LiDAR One, Apa Manfaatnya?

23

Terra Drone sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa pemanfaatan drone industri yang berada di Jepang, baru saja meluncurkan sensor LiDAR terbarunya yang dinamakan Terra LiDAR One.

Terra LiDAR One adalah teknologi sensor LiDAR mutakhir yang dirancang untuk kegiatan survei topografi maupun inspeksi secara 3D dengan efektif dan efisian dalam menghasilkan data.

Jika dilihat, penggunaan teknologi drone dalam melakukan pemetaan sangat berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sensor ini akan akan mulai dipasarkan secara global pada Juli mendatang.

Sensor dengan teknologi terbaru ini bekerja dengan cara menembakkan jutaan titik pancaran laser ke objek dalam satu waktu, yang kemudian dimodelkan dalam bentuk point cloud 3 dimensi.

Point Cloud kemudian diolah sehingga membentuk model terkomputerisasi dengan tingkat keakuratan yang maksimal.

“Cara kerja LiDAR juga memungkinkan survei untuk dilakukan dalam kondisi cahaya yang terang maupun gelap, sehingga dapat dilakukan siang maupun malam hari,” kata Michael Wishnu Wardana, CEO Terra Drone Indonesia dalam keterangannya, Rabu (21/4).

Terra LiDAR One dikembangkan oleh tim ahli dengan standar kualitas manufaktur dari Jepang dengan pengalaman serta masukan dari grup Terra Drone di berbagai belahan dunia, salah satunya Terra Drone Indonesia, sehingga cocok untuk medan di Indonesia.

Sensor Terra LiDAR One dapat dipasangkan pada produk drone keluaran DJI, yakni DJI seri Matrice 300 RTK, yang merupakan salah satu drone multirotor terbaik yang saat ini dapat ditemukan di pasaran.

Produktivitas survei menggunakan Terra LiDAR One pun jauh lebih tinggi dibandingkan dengan survei pengukuran tradisional.

“Untuk keperluan survei topografi pra-konstruksi jalan, drone LiDAR mampu melakukan survei hingga 10 kilometer dalam 1 hari, yang juga setara dengan survei topografi di konsesi tambang dengan luas 200-500 hektar,” ujarnya.

Perangkat ini dapat diaplikasikan pada kebutuhan pemetaan topografi di berbagai sektor industi, seperti konstruksi, infrastruktur, dan pertambangan.

Sedangkan di industri migas dan ketenagalistrikan, LiDAR juga dapat digunakan untuk melakukan inspeksi dan pemeliharaan aset seperti flare stack dan jalur transmisi listrik.

“Terra LiDAR One akan menjawab solusi dari pemetaan di area-area dengan vegetasi yang lebat dan sulit dijangkau, yang membutuhkan sensor lidar dengan tingkat akurasi tinggi, produktivitas yang tinggi, serta berbiaya rendah. Perangkat ini akan menjadi alternatif sensor LiDAR yang menarik bagi konsumen,” tutupnya.