Seleksi Produk Terbaik dari Orang Terdekat Anda dengan Shelf

254

Anda kerap diserang rasa ragu saat membeli barang di toko online, meskipun sudah membaca puluhan review? Aplikasi Shelf memastikan hal tersebut tidak terjadi dengan merekomendasikan barang sesuai dengan informasi orang-orang terdekat Anda.

Sebuah startup terbaru bernama Shelf yang baru saja diluncurkan berharap dapat semakin meringankan beban para pengguna dalam mencari berbagai produk terbaik tanpa harus membaca dulu ribuan riset online ataupun review para konsumen.

Shelf dibuat menyerupai platform sosial yang memungkinkan penggunanya secara otomatis menuliskan kesan-kesan mereka terhadap barang yang telah dibeli dan berbagi informasi ini kepada kolega, sahabat, atau keluarga.

Ide dasar Shelf adalah rekomendasi terhadap sebuah produk yang telah digunakan oleh orang yang Anda kenal. Menariknya, jika pada suatu saat Anda sudah bosan dengan barang tersebut dan berniat menjualnya, Shelf akan membantu proses tersebut.

Meskipun Shelf terlihat seperti sebuah situs sederhana untuk mengumpulkan, berbagi, dan menjual barang, namun teknologinya sendiri telah dikembangkan selama beberapa tahun.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini didirikan oleh Dayo Esho dan Chris Kline yang telah bekerja sama selama delapan tahun. Pendiri ketiga, Adriana Diakite, memiliki latar belakang pernah bekerja di beberapa perusahaan ternama, seperti Amazon A9, Palantir, Pivotal Labs, dan Google.

Saat perilisannya, situs ini memiliki tiga fitur utama: kemampuan untuk mencari dan menemukan produk, kemampuan mencari barang Anda sendiri, dan kemampuan untuk menjual barang tersebut. Perbedaannya tentu saja terletak pada review yang diberikan bukan berasal dari orang asing, melainkan orang yang sudah Anda kenal.

Untuk memasukkan barang Anda ke dalam katalog, Anda dapat meminta Shelf memindai surel Anda untuk tanda terima atau mengunduh file pembelian dari Amazon kemudian mengunggahnya ke situs.

Saat ini, Shelf mendukung kuitansi dari sekitar 50 toko online, di antaranya Amazon, Apple, Walmart, Target, Zappos, Office Depot, Macy’s, J. Crew, Wayfair, dan masih banyak lagi. Inventarisasi Anda akan bersifat pribadi sehingga tidak semuanya dapat dilihat orang lain.

Untuk penjualan barang sendiri, sampai saat ini Shelf baru terbatas pada Amazon saja, namun Esho mengungkapkan bahwa ke depannya mereka akan bekerja sama dengan Ebay dan Craigslist.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.