ProTalk dan Komentar Peserta Canon PhotoMarathon Indonesia 2019

142

Selain bisa berbagi pengalaman dengan sesama peserta, CPMI juga mengadakan sesi ProTalk, dimana fotografer profesional bercerita bagaimana mereka bisa mendapatkan sebuah foto yang menarik baik secara teknis dan juga berbagi pengetahuan bagaimana bisa menjadi lebih profesional.

Canon PhotoMarathon Indonesia (CPMI) 2019, ajang kompetisi fotografi terbesar di Indonesia yang diikuti oleh 1400 peserta memang diminati oleh para fotografer dari tahun ke tahun. Selain memberikan hadiah yang menarik, ajang bagi para fotografer terutama pemula ini bisa menambah wawasan fotografi.

Baca Juga : Ajang Kompetisi Fotografi Terbesar PhotoMarathon Indonesia 2019 Diikuti 1400 Peserta

Sambil menunggu hasil siapa yang menjadi pemenang, para fotografer profesional mengisi waktu dengan mencertikan pengalamannya dalam sesi acara ProTalk.

Ashari Yuda, Blog Traveler : Catatan Backpacker (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Ashari Yudha seorang blog traveler yang juga soerang konten kreator berbagi pengalaman berkeliling indonesia dan luar negeri dan memberikan tips bagaimana menjadi seorang influencer serta mengelola media sosial agar bisa mendapatkan klien dan foto banyak yang menyukai. Blog traveling-nya dituangkan dalam sebuah website yang dinamai Catatan Backpacker.

Misbachul Munir menjelaskan slow shutter & multi exposure (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Misbachul Munir, fotografer yang juga seorang traveler, kali ini berbagi tips mengenai slow shutter speed dan multi exposure. Ia menceritakan bagaimana ia bermain teknik foto pada kameranya agar bisa menciptakan foto yang kreatif yang tentunya bisa membuka hal yang baru bagi peserta.

Yuyung Abdi, berbagi pengalaman foto Jurnalistik (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Yuyung Abdi, seorang foto jurnalis, menutup sesi acara ProTalk dengan memperlihatkan hasil-hasil foto jurnalistiknya. Ia menyampaikan bahwa dalam jurnalistik sebuah foto itu harus mengandung sebuah berita. Berbagai foto-fotonya tampak “dramatis” yang seolah bisa menceritakan sesuatu.

Perlu diketahui bahwa peserta ini bukan hanya dari kalangan umum. Menariknya adalah banyak pelajar berusia dini mengikuti CPMI 2019. Seperti layaknya tahun lalu, seorang pelajar berhasil masuk sebagai finalis kategori pelajar. Tahun ini pun, beberapa fotografer muda masuk sebagai finalis.

Para juara CPMI 2019 Kategori Pelajar
Para finalis CPMI 2019 Kategori Pelajar (GadgetPlus / Foto: T. Wikie)

Juara pertama CPMI 2019 Kategori Pelajar dimenangkan oleh Katarina Koesoemo, juara kedua Muhamad Ridwan Syahbana dan ketiga diduduki oleh Ahmad Fahmi Abdurrozaq.

Katarina Koesoemo Juara pertama CPMI 2019 Kategori Pelajar (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Seperti apa Komentar para peserta CPMI 2019 ?

Beberapa peserta yang diwawancarai GadgetPlus tentang Canon PhotoMartahon Indonesia 2019, memberikan komentar dan apresiasinya.

Peserta CPMI 2019, Darman asal Kota Bekasi (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Peserta CPMI 2019, Darman, yang juga memiliki beberapa kamera Canon, mengatakan kepada GadgetPlus saat dimintai pendapatnya tentang ajang ini mengatakan ia telah beberapa kali mengikuti CPMI.

“Suka aja sih ikut ini, dari 2014 malah sebelum CPMI. Susah jadi juara umum,” ungkap pria asal Kota Bekasi ini sambil tertawa. Ketika ditanya kenapa ia suka kamera Canon karena mudah dioperasikannya dan ia suka warna hasil fotonya.

Peserta CPMI 2019, Handoko, asal Kota Jakarta (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Handoko, peserta asal Jakarta, mengatakan bahwa ia banyak mendapatkan pengalaman mengikuti ajang ini.

“Saya baru pertama kali mengikuti ajang ini dikasih tahu teman. Sebelumnya juga tahu. Mengikuti lomba ini buat upgrade, di atas kita masih banyak yang lebih jago, profesional, belajar aja lah, melihat alat-alat mereka yang lebih baru. Disini juga bisa sharing , ya komunitas, pengalaman siapa tahu bisa mendapat relasi,” ujar Handoko.

Peserta CPMI 2019, Dante Nugroho asal Kota Semarang (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Dua hari sebelum CPMI 2019 dimulai, Dante Nugroho asal Kota Semarang sudah berada di Jakarta. Ia bercerita kepada GadgetPlus bagaimana ia mengikuti Canon PhotoMarathon.

“Sudah tiga kali dengan ini, sebelumnya ikut di Yogya. Enaknya hunting bareng bisa sharing sambil belajar, ambil momen bersama, kenapa alasannya ambil sudut ini atau sudut lain. Kalo ini lebih sulit karena tema ditentukan tiba-tiba, mendadak dan harus berkreasi, kreatifitasnya ini yang lebih sulit,” jelas Dante.

Ditanya kenapa ia memakai Canon, jawabnya sebenarnya sama saja, namun memilih Canon karena tone warnanya dan terbiasa dari awal ia mengoperasikannya.

Hari Wibowo, juara umum, foto bersama Legenda Fotografi Indonesia Don Hasman (GadgetPlus / Foto : T. Wikie)

Hari Wibowo, juara umum Canon PhotoMarathon Indonesia 2019 mengungkapkan rasa bahagainya kepada GadgetPlus.

“Surprised, seneng banget, gak nyangka sama sekali. Ini tahun kelima saya mengikuti CPMI. Baru kali ini saya bisa menang,” ujar Hari. Ia juga mengatakan apresiasinya kepada CPMI bahwa tema kali ini lebih menarik dan saat upload foto untuk dinilai juri lebih lancar dibanding sebelumnya.

Canon PhotoMarathon Indonesia 2019 selanjutnya akan diadakan minggu depan (03/11) di Kota Yogyakarta.