PMI Kota Sukabumi Terjunkan Relawan Hingga Kelurahan Bantu Tekan Penyebaran COVID-19

109

Sukabumi – 2 Februari 2021 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat menerjunkan relawannya hingga di tingkat Kelurahan dalam upaya membantu pemerintah menekan penyebaran COVID-19 di lingkungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo dalam acara kegiatan sosialisasi program penguatan respons COVID-19 di tingkat masyarakat yang digelar di Aula Markas PMI Kota Sukabumi.

“Program Penguatan Respon COVID-19 ini melibatkan Relawan di tingkat Kelurahan sebagai upaya optimalisasi peran aktif relawan Siaga Bencana Berbasis Masyrakat (SIBAT) dalam pencegahan pandemi COVID-19 di lingkungannya,” ujar Suranto.

Ia menambahkan bahwa dalam rangkaian kegiatan ini pihaknya mendapatkan dukungan dari USAID, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulang Sabit Merah (IFRC), dan PMI Pusat.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk pelibatan peran serta relawan aktif di masyarakat melalui berbagi kegiatan yang akan dilakukannya dilapangan diantaranya terkait sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik secara langsung dengan melalukan kunjungan dari rumah ke rumah maupun melalui media promosi KIE.  

Selain itu sambung Suranto, para relawan SIBAT juga akan melalukan penyemprotan disinfektan secara rutin di lingkungannya, distribusi tempat cuci tangan portable (wastafel), penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk relawan yang bertugas, serta dukungan psikososial, dan paket bantuan PHBS untuk masyarakat yang terpapar atau sedang melaksanakan isolasi mandiri.

Dia menambahkan, beberapa implementasi lainnya yang akan dilakukan relawan SIBAT adalah melakukan pemantauan wilayah zona merah penyebaran COVID-19, surveilans berbasis masyarakat serta membuka layanan konsultasi hotline.

Suranto menjelaskan dalam pelaksanaan lokasi yang akan dijadikan percontohan dalam kegiatan ini untuk sementara di 2 Kelurahan yang meliputi Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kelurahan Cisarua serta Kecamatan Cikole.

“Dalam skema bantuannya melalui bantuan nontunai (BNT) untuk kelompok SIBAT Aktif yang sudah disalurkan melalui kemitraan dengan PT Pos Indonesia yang ada di Kota Sukabumi,” pungkas Suranto.

Untuk informasi lebih lanjut:

Di Indonesia:


Di Kuala Lumpur

Antony Balmain – Communications Manager (+60 12-230 8451/ antony.balmain@ifrc.org)


Di Jenewa:

Matthew Cochrane – Manager Media and Advocacy/Spokesperson (+ 41 22 730 43 73/ matthew.cochrane@ifrc.org)

Tentang International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC):

Sebagai jaringan kemanusiaan terbesar di dunia yang terdiri dari 192 Perhimpuan Nasional, IFRC memiliki mandat untuk memberi bantuan teknis, finansial dan logistik kepada Perhimpunan Nasional di seluruh dunia serta memperkuat partisipasi serta kooperasi regional dan global di saat bencana, keadaan darurat kesehatan, dan pergerakan populasi. 

Tentang Palang Merah Indonesia:

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah perhimpunan nasional di Indonesia dan merupakan salah satu komponen dari Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang dibentuk pada 17 September 1945. Saat ini PMI berada di 34 Provinsi, 472 Kabupaten/ Kota dan sekitar 4.000 di tingkat ranting serta lebih dari 1 juta relawan di seluruh Indonesia. PMI bekerja dengan memegang teguh pada 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (Kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan). Mandat utama PMI adalah memberikan bantuan kepada masyarakat saat bencana dan konflik, melakukan pelayanan donor darah, pelayanan kesehatan, dan pengembangan kapasitas para relawan. PMI juga mendorong pemberdayaan kapasitas masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.