Perusahaan Pemilik Grindr Ingin Menjual Aplikasinya

389

Perusahaan game, Beijing Kunlun Tech Co Limited berupaya menjual Grindr, aplikasi kencan gay populer yang telah dimilikinya sejak 2016, setelah panel keamanan nasional pemerintah AS meningkatkan concern atas kepemilikannya.

Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS) telah memberi tahu Kunlun bahwa kepemilikannya di Grindr yang berbasis di Hollywood Barat, California memiliki risiko keamanan nasional.

Kunlun telah menyatakan Agustus lalu bahwa mereka sedang mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) Grindr. Sebagai hasil dari intervensi CFIUS, Kunlun kini telah mengalihkan fokusnya ke proses lelang untuk menjual Grindr secara langsung, mengingat IPO akan membuat Grindr tetap di bawah kendali Kunlun untuk jangka waktu yang lebih lama.

Grindr telah menyewa bank investasi AS Cowen untuk menangani proses penjualan, dan meminta bunga akuisisi dari perusahaan investasi AS, serta para pesaing Grindr

Grindr merupakan aplikasi jejaring sosial terbesar di dunia bagi kaum gay, biseksual, transgender. Grindr memiliki 27 juta pengguna pada tahun 2017. Perusahaan tersebut belakangan terbongkar mengumpulkan informasi pribadi yang dikirimkan oleh para penggunanya.


TAG