Parrot Disco

Parrot Disco, Drone Tercepat yang Ada saat Ini!

361

Pada acara CES 2016 silam, kita tidak hanya dimanjakan oleh produk-produk elektronik berupa komputer ataupun smartphone yang dihadirkan dalam acara ini. Salah satu yang menarik banyak perhatian adalah keikutsertaan vendor drone ternama saat ini yang memperkenalkan produk drone terbaru rancangan mereka. Parrot mencoba untuk memanfaatkan acara besar ini dengan mengeluarkan sebuah drone yang dinamai Parrot Disco.

Parrot Disco

Bentuk drone ini sangat berbeda dengan tampilan drone pada umumnya yang sering mereka diciptakan dengan empat baling-baling setiap sudutnya, Parrot Disco lebih cenderung mirip dengan pesawat komersial yang sering dipakai di seluruh dunia. Kedua sayap tersebut dapat dibongkar pasang, sehingga Parrot Disco dapat memudahkan Anda untuk dibawa kemana-mana.

“Sayap tersebut sebenarnya akan membuat drone itu sulit untuk terbang, tapi fitur autopilot seutuhnya akan menjamin keamanan ketika Parrot Disco terbang di udara”, Henri Seydoux, selaku CEO Parrot menjelaskan. Parrot Disco memiliki rentang sayap dari ujung ke ujung sepanjang 1,1 meter. Dan meskipun memiliki ukuran yang cukup besar, tidak demikian dengan bobotnya yang hanya seberat 700 gram.

[nextpage title=”Spesifikasi Parrot Disco yang mumpuni”]

Alih-alih menggunakan beberapa baling-baling seperti drone quaddrocopter standar lainnya, Disco hanya dilengkapin baling-baling 8in tunggal yang terletak dibagian belakang. Kombinasi dari bentuk bodi ringan , sayap besar, dan baling-baling kuat ini memungkinkan mampu melesat di udara hingga kecepatan 80 km/jam. Bentuk drone Parrot Disco diciptakan terinspirasi dari sebuah pesawat kertas. Berkat tambahan sayap inilah, Parrot Disco mampu terbang lebih cepat dan gesit dibandingkan drone pada umumnya.

Parrot Disco

Kecepatan itu didapat berkat dorongan yang sangat kuat dari baling-baling yang terdapat pada bagian belakang. Tak hanya kecepatan saat terbang, drone ini memiliki keistimewaan lain yakni dapat mendarat dengan pelan karena telah dibekali sensor jarak saat mendekati daratan.

Untuk menerbangkannya sangat mudah, tinggal melemparnya ke udara dan program secara otomatis akan mengambil alih fungsi kontrolnya. Sistem autopilot juga otomatis akan bekerja disaat Anda melakukan kesalahan bermanuver ataupun saat mendarat.

Apabila dibagian belakang terdapat satu baling-baling pendorong maka lain halnya dengan bagian depan drone ini, dilengkapi dengan kamera yang terletak pada hidung. Kamera yang disematkan pada drone yang berbentuk menyerupai pesawat tempur ini memiliki resolusi sebesar 14 megapiksel dan mampu merekam gambar dengan kualitas HD.

[nextpage title=”Daya tahan baterai untuk 45 menit”]

Untuk menambahkan kepuasan Anda dalam merekam video, Parrot Disco dilengkapi memory internal berkapasitas 32 GB. Video yang direkam oleh drone tersebut dapat secara langsung ditayangkan melalui jaringan Wi-Fi namun dengan resolusi yang lebih rendah.

Dibekali dengan baterai sebesar 2700 mAh, Parrot mengklaim dalam sekali pengisian daya baterainya akan bertahan selama 45 menit. Waktu yang terbilang cukup untuk sebuah drone yang bisa Anda mainkan jika dibandingkan dengan drone rilisan sebelumnya yang hanya dapat dimainkan sekitar 15-25 menit sekali charge.

Parrot Disco

Dilengkapi juga dengan kemampuan auto pilot dan berbekal sesor, seperti akselerometer, giroskop, magnetometer, barometer, Pitot, dan GPS. Sensor-sensor tersebut berfungsi sebagai pengendali perangkat saat terbang di udara. Tak heran jika saat drone ini terbang, kestabilan dan akselerasi dapat terjaga dengan baik.

Parrot Disco pun dilengkapi fitur yang memungkinkan pengguna merencanakan jalur penerbangan via aplikasi berbayar yang bernama Flight Plan. Tetapi tanpa aplikasi berbayar tersebut pun, dapat dengan mudah untuk menerbangkannya jika sebelumnya Anda sudah pernah ataupun mengerti tentang semua kontrol drone Parrot. Anda juga dapat menggunakan kacamata FPV untuk mendapatkan gambar serupa drone-eye saat mengudara, sehingga Anda akan merasakan dapat seperti burung yang sedang terbang.

Anda sepenuhnya dapat mengontrol drone ini melalui sebuah perangkat seperti remote khusus, ataupun dihubungkan dengan smartphone berbasis iOs, Android, maupun Windows melalui sebuah aplikasi. Parrot Disco juga dapat terbang secara otomatis karena memiliki sensor autopilot, sehingga Anda dapat mengatur rute terbang termasuk mengatur kapan harus mendarat.

[nextpage title=”Sisi konektivitas yang lengkap”]

Serupa drone Parrot lainnya, Bebop, Parrot Disco ini juga bergantung pada konektivitas Wi-Fi untuk streaming langsung. Drone Parrot Disco dapat dikendalikan dari berbagai perangkat, termasuk SkyController, FPV Glasses, dan RC Controller, seperti yang dilansir oleh AppleInsider.

Parrot Disco

Walaupun dibekali dengan berbagai fitur unggulan, tetapi pihak Parrot mengatakan bahwa drone Disco tidak ditujukan untuk kalangan atas saja. Dengan kata lain, kemungkinan besar Parrot Disco akan dijual dengan harga yang cukup terjangkau.

Bersiaplah Anda terkesima dengan model anti-mainstream dari sebuah drone yang diakui sebagai drone pertama dengan sayap dan bisa dioperasikan tanpa harus belajar. Itu berarti, Anda dapat mengoperasikannya semudah drone model quad copter yang sudah banyak beredar dipasaran.

Untuk sejauh ini, drone Parrot Disco sudah masuk pengujian tahap akhir dan rencananya akan dipasarkan tahun 2016. Sayangnya, Parrot hingga kini belum membocorkan kapan akan tersedia di pasaran. Belum ada kepastian juga apakah Parrot akan memasarkan drone tercepat ini di Indonesia atau tidak.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.