Inilah yang Dilakukan Radiohead Saat Hacker Meretas Rekaman Mereka

84

Apa yang akan dilakukan oleh band legendaris seperti Radiohead saat peretas mencuri rekaman berdurasi 18 jam dan menuntut uang tebusan untuk tidak mempublikasikannya?

Radiohead memiliki jawaban sederhana: lepaskan saja, dan hasilnya akan digunakan untuk melawan darurat iklim.

Seperti yang dijelaskan oleh gitaris Jonny Greenwood pada hari Selasa di sebuah postingan Facebook, seseorang mencuri arsip miniatur sang frontman, Thom Yorke minggu lalu dan meminta tebusan sebesar $ 150.000 untuk tidak membocorkannya.

“Daripada banyak mengeluh atau mengabaikannya, kami melepaskan rekaman 18 jam di Bandcamp untuk Extinction Rebellion,” kata Radiohead.

Diehard fans Radiohead mungkin tidak setuju pada titik itu, terutama karena satu rekaman dilaporkan menampilkan beatboxing oleh Yorke. Rekaman ini akan dijual selama 18 hari, dengan harga £ 18 ($ 23).

Extinction Rebellion (atau yang dikenal dengan singkatan XR) adalah gerakan pencinta lingkungan yang semakin terkenal dalam beberapa bulan terakhir melalui protes di London yang membuat para aktivis menempelkan diri mereka pada furnitur jalanan dan pintu masuk ke London Stock Exchange.

Bersama-sama dengan aktivis Swedia Greta Thunberg (No. 6 dalam daftar Pemimpin Tertinggi Dunia versi majalah Fortune tahun ini), XR telah melakukan banyak hal untuk menarik perhatian publik dan politik pada peringatan para ilmuwan bahwa degradasi lingkungan hampir mencapai titik fatal. Setelah protes April, Parlemen Inggris mendeklarasikan perubahan iklim darurat.

Extinction Rebellion ingin berterima kasih kepada Radiohead atas hadiah dan sikap dukungan mereka dalam menyumbangkan hasil dari Minidisc OK Computer untuk Extinction Rebellion di seluruh dunia,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Radiohead bukanlah musisi pertama yang menjadi korban peretas. Pada tahun 2014, Madonna merilis enam lagu lebih cepat dari jadwal karena demo yang diretas telah muncul lebih dulu secara online.