Bakteri Pemakan Plastik

Ilmuwan Temukan Bakteri Pemakan Plastik

458

Plastik memang masalah besar Bumi kita. Menurut data, manusia menggunakan lebih dari 220 juta ton plastik setiap tahunnya. Seperti yang kita ketahui, butuh waktu 100 tahun agar plastik bisa terurai. Sejumlah Ilmuwan mungkin telah menemukan cara mengatasi masalah ini. Mereka menemukan bakteri pemakan plastik yang disebut Ideonella sakaiensis 201-F6.

Bakteri pemakan plastik ini bisa menguraikan PET, salah satu jenis polimer, yang digunakan sebagai bahan materi pembuatan plastik. Dilansir dari Fast Company, ini adalah kali pertama ilmuwan menemukan bakteri yang benar-benar bisa memecah PET.

Saat dikontakkan dengan PET, bakteri ini mampu mengurai dan mengubah plastik menjadi substansi asam mono (2-hydroxyethyl) terephthalic atau MHET. Kemudian enzim kedua akan memuntahkan MHET menjadi dua bahan dasar pembuat PET.Dengan kata lain, kemampuan bakteri pemakan plastik ini mampu memusnahkan dan memisahkan polimer ke bahan pembuat asalnya.

Biokimiawan dari Universitas Greifswald di Jerman, Uwe T. Bornscheuer, yang terlibat dalam penelitian ini mengatakan, “Bakteri I. sakaiensis memberikan kesempatan kepada kita untuk menghancurkan limbah PET,” ucapnya seperti dilansir dari Fast Coexist.

Selama penelitian berlangsung, bakteri I. sakaiensis memerlukan waktu 6 minggu agar bisa menguraikan lapisan tipis PET. Artinya segunung limbah plastik mungkin akan memerlukan waktu yang sangat lama untuk diuraikan oleh bakteri ini.

Pun demikian, peneliti tidak hanya menemukan dan mengisolasi bakteri pemakan plastik ini, tetapi mereka juga sudah mengetahui genom atau informasi genetik bakteri tersebut. Karenanya mereka bisa membentuk kumpulan bakteri yang jauh lebih besar.

Baca Juga: Smartphone Menurunkan Kualitas Sperma Jika Disimpan di Saku Celana

I. sakaiensis bukan hanya satu-satunya organisme penghancur plastik yang diciptakan oleh Alam. Sejumlah jamur, mikroba laut, dan cacing tertentu mampu menguraikan beberapa komponen plastit. Tetapi tak satu pun dari mereka yang bisa menguraikan bahan dasarnya seperti yang dilakukan oleh I. sakaiensis.

Saat manusia menemukan plastik, tidak ada yang menduga masalah besar yang bisa ditimbulkannya. Kini, secercah harapan yang dibawa oleh bakteri memungkinkan masalah yang besar bisa diselesaikan oleh solusi yang kecil. Semoga. God works in a misterious way.


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.