CEO Whatsapp Lebih Pilih Pakai Android Ketimbang Apple, Kenapa?

CEO Whatsapp Lebih Pilih Pakai Android Ketimbang Apple, Kenapa?

35

Masalah privasi keamanan data antara Apple dan Android masih terus menjadi buah bibir. CEO Whatsapp, Will Cathcart pun ikut bersuara dengan menyebut adanya perbedaan standar dari masing-masing pihak.

Sebagaimana diketahui, Apple mulai mencantumkan aturan baru untuk menampilkan label privasi data pada setiap aplikasi yang ada di App Store pada Desember tahun lalu.  Tetapi, kebijakan baru Apple ini berdampak pada Facebook dan aplikasi Whatsapp.

Whatsapp dan Facebook sendiri memiliki lebih banyak data ketimbang aplikasi messaging lainnya, dimana Whatsapp memiliki 16 jenis data. Sementara Facebook Messanger jauh lebih banyak dengan mengumpulkan 65 jenis data.

Jumlah data keduanya sangat jauh jika dibandingkan dengan aplikasi messaging Signal yang hanya mempunyai satu daftar privasi.

Baca Juga:

Melihat persaingan ini, Will Cathcart yakin adanya perbedaan standar antara aplikasi pihak ketiga dengan aplikasi milik Apple sendiri.

“Terlepas dari apapun tujuan label tersebut, kami bersaing dengan iMessage dari Apple, kami bersaing di Amerika Serikat – di mana lebih banyak orang menggunakan iMessage daripada menggunakan WhatsApp – kami bersaing di banyak tempat di seluruh dunia. Anda tidak melihat label untuk iMessage saat mengunduhnya karena Anda tidak (perlu) mengunduhnya, itu sudah ada di ponsel Anda,”

kata Cathcart dalam Big Technology Podcast.

Cathcart sendiri merupakan pengguna smartphone Android. Dia memilih memakai ponsel Android lantaran kebanyakan pengguna Whatsapp juga menggunakan Android.

“Jika orang beralih ke sesuatu seperti WhatsApp atau layanan lain, lebih mudah bagi teman mereka untuk bolak balik antara iPhone atau Android. Saya menggunakan Android. Saat orang-orang memasukkan saya ke grup iMessage dengan sekelompok teman mereka, rasanya aneh,” kata Cathcart. “Ini pengalaman yang aneh.”

Lebih lanjut, Cathcart menyampaikan bahwa pengguna tidak perlu khawatir dengan adanya pembaruan. Dia menegaskan pembaruan itu hanya untuk memudahkan komunikasi antar bisnis dan tidak berpengaruh kepada pengguna.

“Pembaruan ini tidak mengubah apapun dengan privasi pesan pribadi Anda, tidak ada perubahan di dalamnya. Kami menjelaskan beberapa fitur bisnis baru yang kami buat agar orang-orang dapat berkomunikasi dengan bisnis, jika Anda mau. Orang tidak perlu melakukan itu. Orang-orang memegang kendali jika mereka mau.”