Cara Mudah Cek Kebocoran Data Pribadi di Internet

36

Data pribadi sering kali dianggap sepele oleh sebagian orang, dan seringkali tidak dipedulikan saat bocor ke pihak tak bertanggung jawab. Padahal data pribadi semakin tidak aman seiring dengan perkembangan dunia digital. Berikut ini cara cek kebocoran data.

Data pribadi yang bersangkutan dengan nama, alamat, nomor telepon, dan e-mail, bisa membahayakan pemiliknya. Pasalnya banyak orang yang tidak sadar ataupun mengerti ketika data pribadinya bocor.

Sering kali kebocoran data baru disadari saat peretas ataupun pembeli telah mengambil alih akun media sosial hingga melakukan pengurasan rekening korban.

Baru-baru ini pun ramai berita terkait bocornya data kependudukan warga Indonesia di dunia maya, yang diduga berasal dari data BPJS Kesehatan.

Untuk mengetahui apakah data pribadi seperti e-mail dan password pengguna sudah pernah bocor dan diperjualbelikan di internet bisa dilakukan dengan mengecek situs berikut.

Have I Been Pwned

Have I Been Pwned (HIBP) merupakan situs populer yang sudah ada sejak lama. Mereka mengumpulkan data-data yang berasal dari berbagai kejadian peretasan.

Database yang digunakan HIBP ini yang bisa digunakan pengguna apakah e-mail yang mereka pakai ada dalam data peretasan tersebut.

Have I Been Pwned bekerja untuk melacak pelanggaran yang menggunakan e-mail Anda. Anda hanya perlu memasukkan alamat e-mail agar situs melakukan pengecekan apakah data Anda terancam.

Untuk pelanggaran yang lebih sensitif, situs https://haveibeenpwned.com/ bisa memberi layanan pengecekan, namun Anda diminta untuk mendaftar di situs itu lebih dulu.

Avast

Perusahaan keamanan Avast juga punya sistem serupa yang bisa diakses di avast.com/hackchek/. Avast.com merupakan situs keamanan internet lintas platform untuk Microsoft Windows, macOS, Android dan iOS.

Avast.com merupakan situs keamanan internet lintas platform untuk Microsoft Windows, macOS, Android dan iOS. Melalui e-mail, Avast akan melaporkan berapa kali password e-mail Anda bocor.

Pihaknya juga akan menginformasikan e-mail yang bocor akan terhubung dengan situs apa saja, misalnya Gmail.

Google Chrome

Cara termudah yakni dengan pengecekan lewat Google Chrome. Pasalnya, Google punya fitur keamanan yang dibenamkan ke dalam browser Chrome-nya.

Jadi saat pengguna memasukkan password ke sebuah situs, Google akan mengecek apakah password tersebut pernah tersebar dalam aksi peretasan.

Kini fitur tersebut diperluas, Google juga menyediakan akses langsung ke situs akun untuk mengganti password.

Firefox Monitor

Situs cek peretasan besutan perambanan Firefox dengan alamat https://monitor.firefox.com/ bisa memungkinkan pengguna untuk mengecek apakah e-mail dan kata sandi telah bocor.

Dengan memilih navigasi ‘Breaches’ di sebelah ‘Home’, Anda bisa melihat kebcoran-kebocoran yang dialami oleh layanan digital mulai dari e-commerce hingga dompet digital.

DeHashed

Tidak hanya bisa memerikas apakah e-mail Anda bocor atau tidak, DeHashed juga memungkinkan Anda mengetahui apakah identitas Anda muncul di daftar yang diretas.

Caranya mudah, Anda tinggal masuk ke https://www.dehashed.com/. Anda juga dapat melihat kata sandi Anda ada di daftar akun mana saja. Akan tetapi untuk akses yang lebih mudah, Anda harus berlangganan di situs ini.