Asisten Fahim Saleh Menggunakan Kartu Kredit Korban Untuk Membeli Balon

38

Asisten eksekutif Fahim Saleh menggunakan kartu kredit sang CEO untuk membeli balon dua hari setelah jaksa mengatakan dia membunuhnya, menurut laporan dari New York Post.

Dalam rekaman keamanan yang dibagikan oleh The Post, Tyrese Haspil yang berusia 21 tahun terlihat membeli balon ulang tahun dari sebuah toko di lingkungan Noho di Manhattan pada hari Rabu, satu hari setelah jenazah Saleh ditemukan, dan dua hari setelah ia terlihat masuk ke rumahnya.

Sumber penegak hukum mengatakan kepada The Post bahwa Haspil membeli balon menggunakan kartu kredit Saleh, menurut surat kabar itu.

Mereka mengatakan kepada NBC New York bahwa balon-balon berjudul “22” itu ditujukan untuk ulang tahun pacar Haspil.

The Post melaporkan bahwa video lain yang ditinjau menunjukkan Haspil dan seorang temannya pergi shoping pada hari Rabu dan Kamis sambil membawa tas dari merek Prancis APC dan Christian Louboutin.

Haspil ditangkap pada hari Jumat dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua.

NBC New York melaporkan bahwa Haspil diidentifikasi oleh polisi melalui kartu identitas yang jatuh di apartemen Saleh.

Haspil terlihat di kamera pengawas membeli gergaji dan perlengkapan pembersih, menurut pengaduan kriminal yang dilihat NBC New York, dan pada hari Selasa Haspil kembali ke kondominium Saleh untuk memotong-motong tubuh mantan bosnya dan membersihkan TKP.

Saat melakukan aksi bejatnya, saudara perempuan Saleh mengunjungi apartemen itu dan menyebabkan Haspil melarikan diri dari gedung melalui jalan keluar yang berbeda.

The New York Times melaporkan pada hari Jumat bahwa motif pembunuhan ini kemungkinan bersifat finansial. Saleh mengetahui bahwa Haspil telah “mencuri puluhan ribu dolar darinya,” meskipun baru-baru ini dia sedang mengerjakan rencana pembayaran, kata The Times, mengutip sumber-sumber kepolisian.

Haspil ditahan tanpa jaminan. Pengacaranya telah mendesak masyarakat “untuk tetap berpikiran terbuka” tentang kasus ini.

“Ada lebih banyak narasi ini daripada tuduhan, penangkapan oleh polisi, dan tuduhan oleh Jaksa Distrik,” kata mereka dalam sebuah pernyataan kepada NBC New York.