7 Alasan Mengapa Facebook Kurang Faedah Bagi Mereka yang Kecanduan

9

Selama 100 tahun terakhir, sejarah komunikasi telah mengalami peningkatan besar-besaran. Jaman dahulu, kita mengenal surat menyurat, kantor pos masih berjaya, kemudian komunikasi berkembang ke penemuan telepon, beberapa decade setelahnya, telepon berkembang pesan teks dengan munculnya fax dan pager, setelah itu berkembang lagi sampai ke panggilan video dan dari ke video ke jaringan social, dst. Mengikuti semua perkembangan ini, salah satu penemuan terbesar abad ke-21 didirikan pada tahun 2004, dan sejak kemunculannya telah mulai menyebar bagaikan virus epidemi, pertama di AS dan kemudian di seluruh dunia.

Sekarang Facebook memiliki lebih banyak 1,23 miliar pengguna aktif bulanan. Meskipun pada niat awalnya bertujuan untuk mempersatukan semua orang di seluruh dunia, efek negatif Facebook kerap menjadi wacana setelah platform ini mendapatkan popularitas yang begitu besar. Hingga kini, sudah banyak kerugian terdaftar saat seseorang begitu terobsesi dengan Facebook, entah itu dari segi waktu ataupun produktivitas.

Berikut ini adalah beberapa daftar yang di antaranya pasti mempengaruhi produktivitas Anda.

1. Facebook adalah pemboros waktu.

Saat berada di Facebook dan scrolling terus menerus, banyak yang tidak menyadari bahwa waktu mereka habis untuk sekedar kepo melihat kehidupan orang lain. Habit seperti itu menjadi semacam penyakit, bahkan banyak yang merasa wajib atau gatal memberikan ‘like’ atau komentar. Anda mungkin menganggap waktu yang dihabiskan di Facebook sebagai waktu luang, meskipun Anda tidak sadar bahwa Anda dapat menghabiskan waktu yang sama untuk mengurus diri sendiri, mempelajari sesuatu yang baru atau melakukan tugas sehari-hari.

2. Facebook dapat menurunkan motivasi Anda.

Dengan mengecek postingan orang lain secara terus menerus mengenai tempat yang mereka kunjungi atau teman yang sering mereka lihat, mungkin timbul perasaan tidak aman tentang diri Anda dan bahkan Anda merasa sebagai pecundang jika postingan Anda tidak sekeren yang ada di umpan berita. Namun, kenyataannya jarang ada yang keluar setiap hari atau memiliki banyak kenalan dan bertemu setiap hari. Selain itu, sharing kehidupan Anda setiap saat juga bukanlah kewajiban.

3. Facebook membuat Anda berurusan dengan orang-orang yang tidak berguna.

Lihatlah jumlah teman yang Anda miliki di Facebook. Berapa banyak dari mereka yang benar-benar teman baik? Atau berapa banyak permintaan teman yang Anda dapatkan adalah orang sungguhan atau kenalan Anda yang sebenarnya?. Anda memiliki teman-teman di Facebook yang tidak begitu Anda kenal dengan baik, tetapi siapapun yang komen kepada sesekali, Anda akan menjawabnya. Dengan demikian, Anda tidak hanya membuang waktu, tetapi juga energi.

4. Facebook membuat Anda berurusan dengan informasi yang tidak berfaedah.

Membaca koran atau majalah adalah satu hal untuk mendapatkan informasi, tetapi sama sekali berbeda dengan menghadapi informasi, tren, dan inovasi yang sama melalui berbagi secara terus menerus. Saya yakin salah satu hal yang Anda tidak akan lewatkan tentang Facebook adalah selfie duckface.

5. Facebook merusak kemampuan komunikasi.

Kapan terakhir kali Anda benar-benar bergaul dalam kehidupan nyata dengan teman, kerabat, atau kolega Anda? Karena media sosial yang seharusnya membantu kita berkomunikasi membuat kita lupa tentang komunikasi nyata, dan oleh karena itu, mengalami kesulitan berkomunikasi secara efektif yang pada akhirnya mempengaruhi hubungan kita di rumah, di tempat kerja atau di mana pun juga.

6. Facebook memanipulasi Anda untuk menghabiskan waktu demi postingan mengesankan.

Salah satu masalah terbesar dari Facebook adalah pengaruhnya terhadap kreativitas orang. Meskipun diasumsikan sebagai situs media sosial gratis, yang memungkinkan Anda berbagi hampir apa pun yang Anda inginkan, Anda memiliki kecenderungan untuk ingin mendapatkan lebih banyak ‘like’. Untuk mendapatkan lebih banyak like, Anda harus bekerja sangat keras pada postingan yang Anda bagikan, mencoba membuatnya lucu, kreatif, atau pintar sementara Anda bisa menghabiskan waktu yang sama melakukan sesuatu yang jauh lebih berguna.

7. Facebook adalah hidup Anda.

Strategi pemasaran Facebook cukup jelas – untuk membuat Anda menghabiskan waktu sebanyak mungkin di situs Web. Banyak orang berusaha keras demi postingan mereka hanya demi terlihat keren dan membuang-buang waktu di Facebook, banyak orang benar-benar mencoba untuk menjadi orang lain, tetapi akhirnya terisolasi dari dunia nyata dan jati diri aslinya.

Alasan di atas disajikan kepada Anda untuk membantu Anda mempertimbangkan perasaan Anda tentang Facebook dan membayangkan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kehidupan dan produktivitas Anda. Karenanya poin-poin ini akan memandu Anda dalam melihat seperti apa hidup Anda tanpa Facebook. Jadi sungguh, berhenti dari situs media sosial populer tidak terdengar buruk bukan?